Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin Gelar Kampanye Cegah Campak dan Rubella

2
Agu 2018
Kategori : Berita
Penulis : Admin
Dilihat :36x

Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin melakukan pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) di SMPN 14 Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Rabu (1/8/2018).

 Penyakit Rubella merupakan penyakit inveksi menular melalui saluran pernafasan. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan tidak memiliki obat hanya dapat dicegah melalui vaksin Measles Rubella (MR).” kata kepala dinas kesehatan merangin, dr. H. Solahuddin.
Dikatakan, imunisasi Campak dan Rubella ini dengan sasaran anak usia 9 bulan – 15 tahun. Untuk mencapai eliminasi penyebaran penyakit campak dan pengendalian virus Rubella, Kementerian Kesehatan melakukan kampanye pencegahan yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Di Indonesia sendiri, menurut catatan dari Kementerian Kesehatan RI 2016, dilaporkan terdapat 8.185 kasus campak pada tahun 2015. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 12.943 kasus. Jumlah kasus meninggal sebanyak 1 kasus, yang terjadi di Provinsi Jambi.
Provinsi Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Riau merupakan provinsi dengan jumlah penderita campak terendah. Sedangkan Sulawesi Tengah, Jambi dan Papua merupakan provinsi dengan jumlah penderita campak tertinggi, Virus Measles adalah virus yang menyebabkan penyakit campak yang juga dapat membawa penyakit lain seperti batuk, pilek, iritasi mata, dan demam. Komplikasinya mulai dari infeksi telinga, pneumonia, kejang, kerusakan otak sampai kematian. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian sedangkan Virus Rubella, dapat menyebabkan campak Jerman dengan gejala berupa demam ringan dan radang sendi. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menular pada ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai Sindroma Rubella Kongenital.

Wakil Bupati Merangin, Drs. H. A. Khafid Moein, MM yang hadir dalam pencanangan kampanye MR tersebut menabahkan, sangat mendukung program ini dalam rangka melahirkan generasi yang berkualitas. “Anak-anak itu perlu kesehatan sejak dini, sehingga kita harus memperhatikan masa tumbuh atau perkembangan anak secara dini lewat program imunisasi,” katanya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar