Dinas Kesehatan Merangin Lakukan Monitoring dan Evaluasi SPM di Puskesmas Sungai Manau dan Simpang Parit
MERANGIN – Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin melalui Sub Bidang Sistem Informasi Kesehatan (SIK), Bidang Sumber Daya Informasi Kesehatan (SDIK), melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan di Puskesmas Sungai Manau dan Puskesmas Simpang Parit pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin dalam memantau pelaksanaan dan capaian SPM Kesehatan di tingkat puskesmas, sekaligus memastikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan sesuai dengan indikator dan target yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, tim melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan pelaporan, kelengkapan data, serta capaian indikator SPM Kesehatan. Evaluasi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi puskesmas dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan pelaporan data, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Sub Bidang Sistem Informasi Kesehatan Bidang SDIK Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin menekankan pentingnya ketepatan, kelengkapan, dan konsistensi data sebagai dasar dalam mengukur capaian pelayanan kesehatan. Data yang akurat sangat dibutuhkan untuk mendukung perencanaan program, pengambilan kebijakan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Diharapkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Puskesmas Sungai Manau dan Puskesmas Simpang Parit dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelaporan SPM Kesehatan, sekaligus mengoptimalkan pencapaian target pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta evaluasi secara berkelanjutan terhadap seluruh puskesmas guna mendorong peningkatan kinerja pelayanan kesehatan dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Kabupaten Merangin.

Tinggalkan komentar