Pertemuan Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) Tingkat Puskesmas Tahun 2026

11
Jun 2026
Kategori : Berita
Penulis : Admin
Dilihat :74x

Bangko – Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin menggelar Pertemuan Pembinaan dan Pemetaan Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK) Tingkat Puskesmas Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Family Inn Bangko pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, dr. H. Irwan Kurniawan, serta dihadiri oleh narasumber dari Provinsi Jambi dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin. Peserta kegiatan terdiri dari penanggung jawab aplikasi ASPAK dari 27 puskesmas yang ada di Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, dr. H. Irwan Kurniawan menegaskan pentingnya pengelolaan data sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang akurat melalui aplikasi ASPAK. Data yang valid menjadi dasar dalam perencanaan, pengadaan, pemerataan, serta pengembangan fasilitas kesehatan guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembinaan terkait pengelolaan dan pemutakhiran data ASPAK, sekaligus melakukan pemetaan kondisi sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang tersedia di masing-masing puskesmas. Proses pemetaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan dan ketersediaan fasilitas kesehatan di lapangan.

Narasumber dari Provinsi Jambi juga memberikan materi dan arahan teknis mengenai tata cara penginputan data yang benar, pemanfaatan aplikasi ASPAK, serta strategi peningkatan kualitas data agar sesuai dengan kondisi riil di fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin berharap seluruh puskesmas dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data ASPAK sehingga informasi yang tersedia menjadi lebih akurat, lengkap, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengembangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Merangin. Dengan data yang baik, diharapkan perencanaan kebutuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan dapat dilakukan secara tepat sasaran demi mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar